Bullying and Hatespeech

Bullying and Hatespeech

Penulis:
1. Jason Yodiputra
2. Erick
3. Willien Agustian
4. Erni Astuti
5. Jolin
6. Stella


PASEPRO atau kepanjangan dari pancasila social experiment project merupakan bentuk kegiatan sosial yang dibuat oleh Universitas Internasional Batam untuk pengabdian terhadap masyarakat. PASEPRO dilaksanakan juga untuk mencapai visi, misi, tujuan dan nilai luhur Universitas Internasional Batam serta pemenuhan capaian pembelajaran mata kuliah Pancasila. PASEPRO juga dapat memberikan bekal kepada mahasiswa untuk berempati dan peduli terhadap lingkungan dalam kehidupan masyarakat yang tercermin dari penguasaan hard skill, soft skill, dan pendidikan karakter.

Kegiatan PASEPRO yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Internasional Batam jurusan manajemen mengambil topik Bullying dan Hatespeech. Selama beberapa tahun terakhir, kasus bullying semakin mengalami peningkatan terutama pada lingkungan sekolah. Hal ini sangat berdampak buruk terhadap lingkungan sekolah dan masyarakat karena etika dan sikap moral harus dibenahi dengan benar demi masa depan bangsa Indonesia, maka dengan ini Mahasiswa Universitas Internasional batam dengan jurusan Manajemen melakukan pengabdian masyarakat melalui kegiatan penyuluhan dengan judul “Penyuluhan tindak Bullying and Hatespeech di Lingkungan Sekolah” di SMK Yehonala kota Batam.

Penyuluhan telah dilakukan pada tanggal 30 April 2022 melalui media zoom meeting, mengingat Indonesia masih menghadapi pandemi Covid-19. Mahasiswa yang melaksanakan kegiatan PASEPRO merupakan anggota dari kelas Pancasila 2GAMG yang terdiri dari Stella, Jolin, Erni Astuti, Jason Yodiputra, Willien Agustian dan Erick.

Tujuan utama dari penyuluhan ini adalah untuk mengedukasi tentang bahaya dari Bullying dan Hatespeech. Tujuan lain dari kegiatan PASEPRO ini adalah untuk memberikan ilmu pengetahuan dan pemahaman kepada siswa/siswi mengenai buruknya aksi Bullying dan Hatespeech di lingkungan sekolah, mengingat kasus Bullying di sekolah maupun diluar lingkungan sekolah masih terjadi dan banyak siswa/siswi yang ketakutan untuk melapor ke guru atau pihak sekolah karena takut dikucilkan oleh lingkungan pertemanannya di sekolah. Dalam kegiatan PASEPRO ini juga ingin memberitahukan bahwa betapa bahayanya Bullying dan Hatespeech ini karena dapat membuat kesehatan mental seseorang rusak baik secara psikis maupun fisik. Oleh karena itu, kegiatan PASEPRO ini juga ingin mengajak semua kalangan orang khususnya siswa/siswi dan mahasiswa untuk berhenti dan tidak melakukan Bullying dan Hatespeech terhadap orang lain.

Penyuluhan tentang Bullying and Hatespeech ini membahas tentang berbagai jenis Bullying seperti Bullying fisik, Bullying verbal, Bullying seksual, Bullying financial, dan cyber Bullying yang sering terjadi di media sosial Indonesia. Dan membahas arti Hatespeech yaitu tindakan komunikasi yang dilakukan oleh suatu individu atau kelompok dalam bentuk provokasi, hasutan, ataupun hinaan kepada individu atau kelompok yang lain dalam hal berbagai aspek seperti ras, warna kulit, gender, orientasi seksual, agama, dan lain-lain

Kemudian menjelaskan apa dampak dari hatespeech yaitu dampak psikologis yang berupa tidak nyaman, sedih, tertekan, malu, takut, tidak percaya diri, dan sakit hati. Mengetahui dampak atau akibat dari Bullying terhadap korban seperti sulit bergaul dan takut berteman karena trauma akibat di bully, memiliki ganguan kepercayaan terhadap teman, dan gangguan prestasi karena kesulitan berkonsentrasi di kelas. Dampak yang muncul tidak hanya berdampak untuk sekarang namun juga berdampak bagi masa depan seseorang seperti sulit mendapatkan pasangan, sulit mendapatkan pekerjaan, dan sulit bergaul dengan lingkungan baru karena Bullying dan Hatespeech bisa menimbulkan trauma berat terhadap korban. Kemudian ada beberapa cara juga untuk mencegah aksi Bullying dan Hatespeech yaitu dengan cara menunjukan prestasi di kelas, menjalin pertemanan yang baik dan harus percaya diri.

Penulis dan rekan-rekan kelompok sangat berantusias dalam melaksanakan kegiatan PASEPRO karena berharap dengan melakukan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh seluruh mahasiswa dapat menghasilkan dampak positif serta memiliki manfaat di kemudian hari.

Pemerintah Provinsi Kepri